Rabu, 23 Januari 2013

yang tak lelah berjalan ke arah ku




kamu tahu, semesta itu ahlinya soal pertemuan indah. jadi 
jangan bosan mencari jalan ke arah ku berdiri 
--- menunggumu, disini


berapa lama kamu berjalan ke arahku? musim apa yang saja yang kamu lewati? seberapa jauh sudah kamu berjalan hingga menemukanku terduduk menggigiti kuku-kukuku?

aku tahu, tidak sulit menemukanku. semua tergantung niatnya.
kamu, dengan niatmu berjalan ke arahku, berhasil mencapai tempatku menunggumu.
aku, yang sudah melatih senyum termanisku. melatih ucapan 'halo' agar terdengar merdu. melatih berbagai pertanyaan agar tak terlalu basa-basi yang mungkin bisa membuatmu, yang baru saja melakukan perjalanan panjang, bosan.


kamu yang tak lelah berjalan ke arahku,
bekal apa yang kamu siapkan dulu? yang kamu tunjukkan pada abah dan ibu. yang membuat mereka meng-iya-kan permintaanmu.

kamu yang tak lelah berjalan ke arah ku,
perjalanan sejatinya dilakukan oleh semua manusia, hingga semua kembali padaNya. pun perjalanan kita. pun perjalanan tiap akhir pekan yang selalu kamu usahakan untuk mengantarkan sebuah pelukan yang kusebut rumah.


hei, kamu yang nyatanya masih harus berjalan ke arah ku.
aku selalu senang mendengarkan cerita perjalananmu ke arahku. menyenderkan kepala di dadamu. sambil memainkan jemarimu. tergelak di beberapa ceritamu. tersenyum hingga larut menyadarkanmu. mengecup keningku dan menyuruhku tidur.



dan besok pagi, semburat diwajahku mungkin akan mengalahkan torehan jingga di timur sana. dan senyumku tak kalah bahagia dibanding cicit burung-burung yang bertukar sapa.


-dyas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar